Rabu, 25 Januari 2017

Coretan Singkat ku

Mari kita kembali melihat kilas balik apa saja yang telah kita lalui bersama walaupun dalam keadaan diam menyelimuti aku dan dirimu.
Sebelumnya tak ada yang menyelimuti hati ku dengan sebuah rasa yang berbeda terhadapmu. Dengan kata lain aku tak merasakan perasaan ini. Tapi dengan berjalannya waktu ternyata rasa itu muncul dengan keindahan dirimu yang terus .
Kita sudah bersama satu kelas selama dua tahun, dan pada saat aku menginjak kelas 2 smp semester 2 itu adalah awalnya, semua berawal dari sana. Jika aku boleh jujur apa yang membuatku tertarik padamu adalah pada sebuah garis bibirmu. Garis bibrmu yang selalu tersenyum. Karena itu aku selalu memperhatikanmu.
Saat kelas 3 smp kita kembali dalam kelas yang sama betapa senang diriku. Dan rasaku tetap sama, menyukaimu. Hari-hariku begitu berwarna.
Waktu-waktu kian berlalu dan kini kita akan memasuki suatu tempat atau waktu untuk berpisah. Pada awalnya aku mengira akan berpisah jauh darimu, maka aku berencana untuk memberikan sesuatu untukmu. Tapi… syukurlah kita masih berada dalam satu sekolahan.
Kelas kita bertingkat, kelasmu lantai satu, sedang kelasku lantai dua, atas bawah. Awal pendaftaran kita berbincang sebentar mengenai jurusan yang akan diambil masing-masing. Kamu pernah bilang jika kamu ingin masuk di kelas IPA, wah aku senang sekali bisa sama minat denganmu, saat itu kita sedang menjalani tes masuk jurusan. Aku berharap bisa satu kelas bersamamu.
Namun…. Ekspektasiku salah ternyata kamu masuk jurusan lain dari jurusan yang kamu pilih, rasanya beda tidak satu kelas denganmu.
Lalu suatu saat aku ingin ungkapkan segala yang telah aku pendam. Aku memberimu sebuah video yang menyatakan perasaanku…
Ya…..
Aku berharap kamu mau menerima rasaku itu, tapi tidak demikian. Kini rasaku telah berada di ujung jalannya, terimakasih atas semuanya walaupun hanya sebentar. Aku tak menyesal telah menyukaimu, dan aku tidak menyesal telah berjumpa denganmu. Mari kita saling menjaga diri kita untuk sosok misterius yang akan menjadi sahabt surga kita masing-masing, jagalah dirimu untuk jodohmu kelak, percayalah jodohmu sekarang juga menjaga diri untuk dirimu.

Thanks to : Tegar Iman Setiawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar